Langsung ke konten utama

Sebuah Tulisan

Sore itu, aku berpikir, apakah arti dari sejarah itu. Guruku memberi tugas untuk memikirkan pengertian sejarah menurut pendapatku, dan menulisnya di blog ini. Untuk itu, aku akan mengemukakan pendapatku tentang apa itu sejarah.

Hmm, sore itu, tempat penggunaan laptop cukup sepi. Adzan ashar sudah terdengar, sementara aku belum menemukan pendapatku. Mungkin aku harus bercakap dengan Tuhanku, agar aku mendapat petunjuk-Nya.

-menghilang-

Yap, aku kembali. Menatap ke laptopku sembari berpikir, apa yang akan kutuliskan.


...


Aku berpikir aku menemukannya.


...


Sejarah, menurutku adalah peristiwa-peristiwa yang terjadi di masa lampau, yang cukup penting untuk dikenang... ups, maksudku cukup penting karena memiliki pengaruh yang cukup besar bagi umat manusia, dan tentunya berdasarkan segala macam fakta dan bukti-bukti yang menguatkannya.


...


Aku terdiam. Aku teringat tentang tugas lain dari guruku. Menulis salah satu peristiwa sejarah di Indonesia dan menuliskannya dengan berbagai macam konsep yang bahkan belum sepenuhnya aku pahami.


Oke, mungkin itu bagian dari belajar. Kini, aku tinggal menentukan peristiwa apa yang akan kupilih.


...


Umm? Mungkin ini cukup menarik, bagiku. Sejarah tentang Indonesia yang akhirnya mendapat pengakuan atas kemerdekaannya dari Belanda, bagian dari proses revolusi nasional di negeri ini.



Secara kronologis, mungkin seperti ini:

·         17 Agustus 1945: Proklamasi dan berdirinya Republik Indonesia
·         Akhir September 1945: Pasukan sekutu (Inggris) mendarat di Jakarta 
·         Oktober 1945: Pendaratan pasukan Inggris di Medan, Padang, Palembang, Semarang, dan  Surabaya.
·         27 Oktober 1945 - 20 November 1945:Pertempuran Surabaya
·         23 Maret 1946:Bandung lautan api
·         November 1946: Inggris mundur dari Indonesia 
·         15 November 1946: Perjanjian Linggarjati terjadi.
·         21 Juli 1947-Agustus 1947:Operasi Produk atau agresi pertama Belanda dilancarkan
·         17 Januari 1948: Perjanjian Renville
·         18 September 1948: Muso mendeklarasikan Republik Soviet Indonesia di Madiun
·         19 September - Desember 1948: Perang Republik dengan PKI. Pemberontakan Madiun berhasil dihancurkan.
·         19-20 Desember 1948: Operasi gagak atau agresi militer 2 Belanda dilancarkan. Yogyakarta jatuh dan semua pemimpin Indonesia ditangkap.
·         1 Maret 1949: Serangan umum dilancarkan Republik ke Yogyakarta dan membuat posisi Indonesia di mata internasional yang dikira sudah lumpuh menjadi meningkat.
·         14 April - 7 Mei 1949: Perjanjian Roem-Roijen.
·         23 Agustus- 2 November 1949:Konferensi Meja Bundar.
·         27 Desember 1949: Terbentuknya Republik Indonesia Serikat.

Cukup panjang runtutan peristiwanya. Namun, ini adalah salah satu peristiwa yang memang sangat penting bagi Indonesia, karena berkaitan dengan kemerdekaan yang didambakan sejak lama.


Secara diakronik, revolusi nasional Indonesia ini dimulai dari proklamasi kemerdekaan Indonesia tanggal 17 Agustus 1945. Kemudian, berlanjut dengan mendaratnya pasukan sekutu yang ternyata membawa NICA pada bulan September 1945. Setelahnya banyak terjadi pertempuran antara pasukan sekutu dan pada akhirnya Inggris mundur pada bulan November 1945.

Pada bulan yang sama terjadilah Perjanjian Linggarjati, namun dilanggar pihak Belanda pada bulan Juli 1947 dengan agresi pertama dari Belanda ke Indonesia. Setelahnya terjadi Perjanjian Renville pada bulan Januari 1948. Pada bulan September-Desember 1948 terjadi pula perang antara Republik dan PKI, yang pada akhirnya mampu dimenangkan Republik. Namun, setelah perang itu, Perjanjian Renville dilanggar juga oleh Belanda dengan agresi kedua pada bulan Desember 1948, yang mengakibatkan jatuhnya Yogyakarta. 

Pada 1 Maret 1949, Republik melakukan serangan umum ke Yogyakarta dan berhasil menduduki Yogyakarta selama enam jam. Selanjutnya pada bulan April-Mei 1949 dilaksanakan Perjanjian Roem-Royen yang berujung pada Konferensi Meja Bundar pada bulan Agustus-November 1949. Hasil dari KMB adalah terbentuknya negara Republik Indonesia Serikat pada tanggal 27 Desember 1949 yang menandai kembalinya kedaulatan ke tangan Indonesia.


Aku hampir lupa. Guruku juga memberi tugas untuk menulis peristiwa yang kupilih dengan konsep berpikir sinkronik.

Dilihat dari sisi ekonomi, revolusi ini tentu sangat sulit dilaksanakan mengingat kondisi Indonesia yang baru saja merdeka dari penjajahan yang sangat lama, sehingga keadaan ekonomi pun buruk. Hasil dari KMB pun mengharuskan Indonesia membayar semua utang Hindia Belanda. Hal ini tentu sangat berat untuk Indonesia.

Dari segi militer, jelas Indonesia sangat jauh tertinggal dari Belanda. Namun, aku pikir dengan berbagai langkah politik dan lobi-lobi yang dilakukan para pemimpin Indonesia dahulu dapat menguatkan posisi Indonesia di forum-forum internasional, sehingga Belanda semakin tertekan.

Dari segi sosial, rakyat mungkin merasa tidak aman. Namun, sebagian besar rakyat berjuang dengan penuh semangat untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia.


Ruang dari peristiwa ini adalah Indonesia, serta waktu dari peristiwa ini adalah dari 17 Agustus 1945 sampai 27 Desember 1949.


Ah, terlalu panjang? Aku sudah lelah memandangi laptopku, dan pada akhirnya aku selesai. Perjuanganku dari tadi sore hingga malam ini tidak sia-sia. Kututup laptopku dengan senang, dan tak berapa lama Bapak penjaga ruang penggunaan laptop pun datang dan mulai memberi ultimatum kepada orang orang untuk keluar.



~Sejarah Dekat Dengan Kita~

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Proses Islamisasi di Indonesia

Ya, aku kembali dengan sebuah tugas yang menanti. Setelah membaca beberapa referensi, aku siap melibas tugas ini. Untuk bagian pertama, aku akan menguraikan beberapa teori tentang masuknya Islam di Indonesia. Pertama, Teori Gujarat.  Dari sumber yang aku baca, teori ini dikemukakan oleh J. Pijnapel dan Snouck Hurgronje, dua sejarawan berkebangsaan Belanda. Teori ini menyatakan bahwa Islam di Indonesia datang dari Gujarat pada abad ke-13 Masehi, dibawa oleh para pedagang Gujarat yang berdagang di Nusantara. Teori ini diperkuat dengan beberapa bukti, contohnya batu nisan dari salah satu sultan dari Samudera Pasai, Sultan Malik As-Saleh. Batu nisan yang bertuliskan tahun 1297 ini memiliki corak khas Islam Gujarat yang menjadikan batu nisan ini sebagai salah satu penguat. Kemudian, bukti yang lain adalah perkembangan ilmu tasawuf dalam Islam yang mirip dengan Islam di Gujarat. Namun, teori ini memiliki beberapa kelemahan. Beberapa ahli mengkritik teori ini dengan meng...

Angan dan Kenyataan

Di mana aku? ... Aku melihat bendera merah putih berkibar. Dan, entah mengapa tiba-tiba aku mengerti bahasa yang orang-orang ucapkan saat ini. ... Sebelumnya, izinkan aku memperkenalkan diriku. Aku adalah salah satu tentara Belanda pada masa Belanda masih berkuasa di Indonesia. Seharusnya Belanda masih bertahan sampai saat ini, namun ternyata kebodohan pimpinan VOC saat itu membuat semuanya bertahan hanya 350 tahun, dari yang seharusnya, setidaknya Belanda dapat bertahan di sini selama 500 tahun. Dari semua penjelajah samudera, tentu Belandalah yang termasuk paling sukses. Belanda berhasil mewujudkan salah satu tujuan dari penjelajahan samudera ini, yaitu rempah-rempah untuk mendapat kekayaan. Walaupun bukan yang pertama, namun Belanda adalah negara yang menguasai Nusantara dengan durasi paling lama. Korupsi, menghilangkan dana yang seharusnya sangatlah berguna untuk Belanda. Kerja paksa,yang menurutku lebih buruk dari perbudakan, menghilangkan kepercayaan pribumi terhadap ...